Beragam Fakta Jokowi Menang Mutlak di Kabupaten Boyolali

Deysot – Pemilu 2019 baru saja berakhir. Meski begitu, prosesnya belum berakhir hingga ditetapkan siapa pemenangnya oleh KPU. Meski begitu, menurut quick count, sudah diprediksi siapa pemenangnya. Pasangan Capres dan Cawapres nomor 1, Jokowi dan Maaruf Amin. Bahkan, di Boyolali, Jokowi menang mutlak atas pasangan lawan. Apa saja fakta kemenangannya?

jokowi menang mutlak

1. Prabowo Sandi Dapat Suara Nol di 61 TPS di Kabupaten Boyolali

Salah satu hal yang menyebabkan Jokowi dan Maaruf Amin menang mutlak di Kabupaten Boyolali adalah karena Prabowo Sandi mendapat suara nol di 61 TPS di delapan kecamatan di Boyolali. Kecamatan tersebut terdiri dari Kecamatan Selo, Ampel, Musuk, Cempogo, Mohosongo, Andong, Kemusu, dan juga Wonosegoro.

Jumlah suara yang didapat semuanya 100% dengan jumlah pemilih yang berbeda-beda. Misalnya saja di TPS 02, Desa Jeruk, Kecamatan Selo, Jokowi Maaruf meraih suara sebanyak 270 suara. Hal yang sama juga terlihat di TPS 09, Setobo, Ampel di mana di tempat ini Jokowi dan Maaruf meraih suara sebanyak 218 suara.

2. Boyolali Sumbang Perolehan Suara Tertinggi di Jawa Timur

Dari hasil perhitungan sementara atau quick count yang dilakukan lembaga survei di Indonesia, Boyolali adalah penyumbang suara tertinggi di Provinsi Jawa Timur. Setidaknya, di sini Jokowi meraih 86% suara dari keseluruhan pemilih di Boyolali dengan angka pemilih sebanyak 545.779 suara.

Sedangkan pasangan nomor 02, Prabowo Sandi, hanya memperoleh suara sebanyak 88.917 suara atau sekitar 14 persen saja. Perhitungan tersebut didapat dari total jumlah pemilih sebanyak 648.614 suara, dengan persentasi suara tak sah sebanyak 2,1% saja.

3. Melebihi Target

Fakta bahwa Jokowi menang mutlak di Boyolali merupakan fakta yang sudah diprediksi sebenarnya. Hanya saja, jumlah suara yang didapat jauh melebihi target. Target pasangan Jokowi dan Maaruf Amin di Kabupaten ini sebenarnya hanya 80% saja. Dengan angka kemenangan 86%, ini jelas jauh di atas target yang mereka tetapkan sebelumnya.

4. Candaan Prabowo Soal Tampang Boyolali Dianggap Salah Satu Pemicu

Seperti yang sudah khalayak ketahui, beberapa waktu lalu Prabowo sempat bercanda mengenai tampang Boyolali pada acara peresmian Posko Badan Pemenangan Prabowo Sandiaga di Kabupaten Boyolali sebelumnya. Hal inilah yang diduga memicu kekalahan telak Prabowo Sandi di kabupaten tersebut.

Pasalnya, candaan yang dilontarkan Prabowo itu dianggap merendahkan orang Boyolali. Bahkan, sebelum pemilu berlangsung, ribuan masyarakat Boyolali yang dipimpin salah satu perangkat pemerintahan melakukan unjuk rasa atas candaan tersebut. Ada juga yang sampai melaporkan Prabowo ke polisi atas dasar candaan itu.

5. Turut Berpengaruh pada Partai Pengusung

Tak hanya Jokowi dan Maaruf Amin saja yang menang telak di Kabupaten Boyolali. Pasalnya, partai pengusung Capres dan Cawapres 01 ini juga ikut kena getah. Partai pengusung Jokowi Maaruf ikut merauh kemenangan dengan angka yang besar di seluruh Kabupaten Boyolali.

Menurut perhitungan versi quick count, dari 45 kursi DPRD di Boyolali, 36 di antaranya dikuasai oleh caleg dari partai pengusungnya atau sekitar 80% secara keseluruhan. Peningkatan suara ini sangat signifikan dibandingkan suara pada pemilu tahun sebelumnya.

Itulah fakta-fakta dari Jokowi menang mutlak di Kabupaten Boyolali. Semua ini sebenarnya tak lepas dari efek pengaruh figur pasangan Jokowi dan Maaruf Amin sendiri. Selain itu, kemenangan yang didapat ini juga tak didapat secara instan. Seluruh pihak yang berhubungan bekerja dengan keras sehingga pada akhirnya hasil yang mereka dapatkan sangat baik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *