Ini Alasan Kenapa Harus Berhenti Pakai Sabun Anti Bakteri

Deysot – Kebanyakan dari mastarakat Indonesia pasti menggunakan sabun anti bakteri saat mandi atau mencuci tangan. Karena masyarakat menganggap bahwa semua bakteri merupakan sesuatu yang kotor dan membahayakan tubuh.

sabun anti bakteri

Namun ternyata pernyataan bahwa semua bakteri itu kotor dan ebahayan tidak sepenuhnya benar, karena menurut penelitian ada beberapa jenis bakteri yang ternyata menguntungkan bagi manusia.  Ternyata ada beberapa serangga yang menguntungkan, dan ada juga mikroba yang bermanfaat untuk pencernaan, kesehatan kulit, dan daya tahan tubuh.

Pernyataan bahwa memakai sabun anti bakteri bias membuat kita menjadi kebal terhadap penyakit tidaklah sepenuhnya benar. Sabun antibakteri memang akan membantu menjaga dari serangan kuman dan bakteri. Hal ini karena sekitar 75% dari sabun antibakteri cair dan 30% dari sabun batangan menggunakan bahan kimia yang disebut triclosan sebagai bahan aktifnya.

Selain mengandung triclosan, sabun anti bakteri juga banyak mengandung 2-butoxyethanol, bisphenol A, d-limonene, pewarna, paraben, phthalates dan klorida. Banyak ahli percaya bahwa penggunaan rutin produk dengan bahan-bahan ini bisa berbahaya bagi kesehatan Anda.

selain itu dari hasil studi mengatakan Bahan kimia berbahaya dalam sabun antibakteri dapat mengubah hormonal dari sel manusia dan hewan. Bahkan, triclosan dapat mempengaruhi kelenjar seperti prostat yang diatur oleh hormon testosteron. Hal ini dapat menyebabkan prostat tumbuh lebih besar.

Dalam sebuah penelitian tahun 2007 yang diterbitkan dalam Endocrinology,  peneliti menemukan dua efek utama triclocarban. Pertama pada sel manusia di laboratorium, triclocarban meningkat ekspresi gen yang biasanya diatur oleh testosteron. Kedua, ketika tikus jantan diberi makan triclocarban, organ yang tergantung pada hormon testosteron seperti kelenjar prostat tumbuh membesar.

Penelitian lain juga menunjukkan bahwa sabun anti bakteri ternyata tidak efektif melawan bakteri, pasalnya salah satu alasan utama untuk menggunakan produk antibakteri adalah untuk membunuh kuman dan bakteri yang didapat akibat kontak dengan orang lain.

Namun dengan menggunakan sabun tersebut, tubuh tidak secara alami membangun ketahanan terhadap bakteri baru. Selain itu, seperti dalam kasus antibiotik, penggunaan jangka panjang dari sabun antibakteri bahkan mungkin berkontribusi bakteri resisten antibiotik. Hal ini menyebabkan kemungkinan kuman baru dapat mengancam kesehatan Anda karena tubuh Anda tidak mampu untuk melawan mereka.

Ditambah lagi ternyata sabun anti bakteri yang digunakan pada tubuh kita bias juga membunuh bakteri baik yang ada pada tubuh padahal bakteri baik dapat membantu membantu mencegah penyebaran dari bakteri lain dan membantu membangun kekebalan alami terhadap bakteri jahat.

Alasan lain kenapa sebaiknya tidak menggunakan sabun anti bakteri, terutama bagi anak-anak adalah kandungan utama sabun anti bakteri triclosan telah dikaitkan dengan salah satu penyebab meningkatnya alergi pada anak.

Menurut penelitian yang diterbitkan Journal of Allergy and Clinical Immunology pada tahun 2013 menyebutkan penggunaan sabun anti bakteri  dapat mempengaruhi perkembangan sistem kekebalan tubuh anak, membuat mereka lebih rentan terhadap alergi tertentu, terutama demam.

Selain itu penggunaan sabun anti bakteri secara berlebihan juga beresiko membuat kulit menjadi kering. Pasalnya triclosan yang merupakan kandungan utama sabun anti bakteri akan menghilangkan minyak alami kulit. Hal ini menyebabkan kulit kering dengan gejala termasuk gatal ringan, kemerahan, iritasi dan mengelupas. Setelah mencuci tangan dengan sabun antibakteri, jangan lupa untuk mengoleskan pelembab.

Kemudian alasan terakhir yang harus dipertimbangkan untuk segera mengurangi atau menghindari penggunaan sabun antibakteri adalah banyak kandungan dlan sabun anti bakteri yang bias merugikan lingkungan. Bahan kimia dalam sabun akan masuk ke dalam saluran air dan akhirnya ke dalam sistem air.

Sebuah studi 2010 yang diterbitkan di Aquatic Toxicology menunjukkan triclosan dapat mengganggu kemampuan ganggang untuk melakukan fotosintesis.

Melihat efek yang bisa ditimbulkan oleh sabun antibakteri maka Anda harus berhati-hati. Anda boleh menggunakannya bila sangat diperlukan dan dalam jangka waktu yang hanya sebentar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *