Kapan Waktu yang Ideal  untuk Mengganti Cairan Rem?

Deysot – Apa itu cairan rem? Cairan rem adalah salah satu komponen penting yang harus ada pada kendaraan roda empat yaitu mobil. Cairan rem ini berfungsi sebagai pelumas dari komponen logam pada rem. Komponen logam yang dimaksud adalah cakram dan kampas. Fungsi dari cakram dan kampas ini adalah untuk menghentikan kendaraan, sedangkan minyak remnya berperan sebagai pelumas dari kedua komponen itu agar tidak sampai kering dan tahan panas.

Nah maka dari itu Anda harus tahu apa itu cairan rem dan apa saja jenisnya agar Anda bisa merawat kendaraan dengan baik. Cairan rem ini ada beberapa jenis yang harus Anda tahu, Jenis-jenis dari cairan rem antara lain DOT 3, DOT 4, DOT 5 dan DOT 5.1. Dari semua jenis cairan rem tersebut pastinya punya keunggulan masing-masing.

Minyak rem ini dapat bekerja secara efisien dalam membuat logam pada rem yang bergesekan tidak sampai kering. Minyak rem ini terdiri dari 3 kandungan yaitu glycol ether, poly glycol, dan additive. Ketiga kandungan tersebut pastinya mempunyai fungsi yang berbeda-beda.

Untuk glycol ether mempunyai peran mengontrol kekentalan dari poly glycol karena fungsi dari poly glycol sendiri adalah sebagai pelumas yang tingkat kekentalannya sangat tinggi. Sedangkan additive berfungsi untuk mencegah korosi pada logam yang ada di rem kendaraan. Karena minyak rem ini sangat penting maka Anda sebagai pemilik kendaraan harus tahu kapan harus mengganti cairan rem tersebut

apa itu cairan rem

Waktu yang Ideal  untuk Mengganti Cairan Rem

Nah kapan sebaiknya waktu yang tepat untuk mengganti minyak rem? Yuk simak lebih lanjut.

1. Lihat jarak yang sudah ditempuh

Anda harus rutin mengganti cairan rem agar tetap berfungsi dengan baik, biasanya cairan rem ini harus diganti jika jarak yang sudah Anda tempuh 20 ribu kilometer (km). Jadi idealnya penggantian cairan rem ini dilakukan per 20 ribu kilometer. Apabila tidak dilakukan penggantian cairan rem pada jarak tempuh tersebut, sebanyak 3% cairan rem akan bercampur dengan air dan akan menyebabkan kerja cairan rem tidak maksimal.

Pastikan Anda memperhatikan dengan baik agar tidak sampai terjadi hal-hal yang diinginkan seperti rem yang tidak berfungsi, karena akan sangat membahayakan pengemudi.

2. Lihat warna cairan rem

Selain jarak tempuh, perhatikan juga warna dari cairan rem kendaraan. Jika warna dari cairan remnya sudah mulai pekat maka itu tandanya harus segera diganti. Jangan lupa untuk mengeceknya secara berkala dan selalu siap mengganti cairan rem kapan saja agar cairan rem tetap berfungsi dengan baik.

Nah sekarang Anda sudah tau kan apa itu cairan rem, Apa pentingnya cairan rem dan kapan harus mengganti cairan rem tersebut. Pastikan Anda menggantinya secara berkala agar kinerja rem kendaraan tetap stabil dan maksimal.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *